14 Jan
Print This Post
Sulphurising HMI – Fitur Andalan

:: i design Add comments

Setelah cukup membahas permukaan Sulphurising HMI, sekarang mari membahas beberapa fitur yang menjadi andalan di project ini:

Fitur yang sangat berguna bagi operator :
Baik atau jelek program HMI siapa yang menilai-nya ? ya tentu si operator, yang praktis dialah yang menggunakan HMI itu setiap harinya. Tentunya sayang sekali apabila kita sudah membuat program dengan struktur dan skrip sangat baik tetapi mengabaikan kenyamanan pengguna. Nah beberapa fitur berikut memang ditujukan untuk memberikan kenyamanan buat operator :

» Informasi Current Step beserta kondisi untuk Step berikutnya:
graphics
Item yang berwarna hijau adalah syarat yang telah terpenuhi sedang yang merah yang belum untuk menuju ke step berikutnya. Fasilitas ini dipermudah dengan kemampuan untuk mengedit (deskripsi, enable/disable) item-item di dalamnya seperti dibawah ini:
graphics

» Informasi object – small but detail !
Setiap device yang diakses HMI dibungkus kedalam object, jadi orientasi kita adalah DI, DO, Analog, Valve, Motor dan PID bukan discrete, integer, real tag (mirip konsep OOP ya ?). Setiap object kami usahakan mengandung informasi se-detil mungkin tetapi tidak banyak makan tempat. Ambil contoh untuk object motor, begitu kita klik salah satu motor akan ditampilkan pop-up menu ini :
graphics

» Device tidak bekerja, lihat Interlock List !
Ada instrument yang ngak berkerja dengan semestinya, jangan keburu panggil orang maintenance, mari observasi di Interlock List dulu.
graphics
Mana biang keroknya, itu nomer 2 yang merah !. Lho nomer 7 kan merah juga, ya tapi statusnya kan di by-pass jadi ngak ngefek.

» Mini Trending, shortcut to trending
Pingin secepatnya liat trending suatu device, ngak perlu jauh-jauh ke trending window, di sini juga ada:
graphics

Fitur yang membantu maintenance :
» Setting Parameter Device
Akan sangat membantu sekali jika seting parameter dapat dilakukan saat runtime, jadi tidak harus membuka development tool (Window Maker). Beberapa device yang dipersenjatai dengan tool ini adalah:

Analog Input
graphics
Ambil contoh jika ada perubahan range pada analog device, tidak perlu merubah range di Window Maker, sesuaikan saja seting High Limit(PVH) dan Low Limit(PVL). Jika alarm high atau low akan diganti limitnya, mudah saja ganti aja dari sini. Ternyata hanya alarm low aja yang diperlukan sedangkan high tidak, ya tinggal men-disable alarm high (max1-3), pilih hanya yang diperlukan saja.

Dalam kondisi tertentu misalnya saat trial, mau me-nyuntik sebuah nilai ke analog input, tidak perlu susah payah membawa signal injector atau mem-force signal langsung dari PLC. Cukup pindahkan sinyal analog ke mode forced/manual lalu isikan value yang diiginkan ke input MPV seperti dibawah :
graphics

PID Control
graphics
Parameter di atas masih kurang, buka paramater detil seperti dibawah:
graphics

» Force Mode Enable
Tidak hanya instrument analog yang dapat di-force nilainya, instrument digital-pun bisa.
Digital Input
graphics

Digital Output
graphics

» Hardware Information
Disediakan 16 item yang dapat diisi dengan keterangan tentang masing-masing instrument, misal tipe, alamat di PLC, nomor koneksi terminal, nomer halaman print-out dll. Sehingga diharapkan dapat membantu seorang maintenance untuk menemukan informasi tentang instrument tersebut secepat mungkin.
graphics

Disamping fitur-fitur berguna di atas, masih dua kelompok fitur lain yaitu fitur yang unik dan fitur yang agak berlebihan. Jika masih tertarik untuk melihat kedua fitur tersebut silahkan baca artikel ini, jika tidak boleh langsung lompat ke bagian “kisah di balik layar”.

7 Responses to “Sulphurising HMI – Fitur Andalan”

  1. dimas says:

    wow..fiturnya keren-keren. di InTouch 9.0 bisa nampilin tooltip ngga pak?

  2. dimas says:

    wah mesti migrasi nih. padahal saya pengen pake tooltip buat nampilin Access Name + Itemname buat bantu temen2 maintenance lacak klo ada error di I/O PLC.

    • toekang says:

      Betul sekali saran mas Toni, ngak perlu pake tooltip, pake aja window pop-up(cukup satu).Semua info yg pingin di tampilin di asign aja ke tags sebelum pop-up di buka beres kan.

  3. fathoni says:

    napa harus pake tooltip mas? napa gak buat screen/window popup baru aja seperti yang mas iwan lakuin (hardware info)

  4. dimas says:

    Makasih bt mas Toni. Tapi dengan adanya tooltip di InTouch 9.5 keatas sepertinya
    bertujuan memberikan kemudahan kepada operator untuk memperperoleh informasi instant
    tentang objek yang ada di window tanpa hrs membuat Condition Script di Touch Links.Sekali
    lagi saya mengucapkan terimakasih atas saran Bapak-bapak.

  5. [...] Selesai !, itu semua fitur-fitur standard yang mestinya ada pada setiap HMI. Jika tertarik meliat fitur-fitur lain yang menjadi andalan project ini, lanjutkan ke fitur-fitur andalan. [...]

Leave a Reply