22 Apr
Print This Post
Mengapa masih ODBC ?

:: Automation :: Database :: HMI/Scada :: Wonderware Add comments

Kata seorang praktisi IT ODBC itu ibarat jembatan bambu sedang OLEDB itu bak eskalator. Mungkin si praktisi ini mau mengatakan OLEDB itu lebih nyaman dan cepat menangani koneksi database dibanding ODBC. Oke anggap itu benar (dan ‘toekang’ juga punya feeling seperti itu), mengapa masih banyak programer InTouch yang pake ODBC di aplikasi mereka? Padahal sejak InTouch 8.0 SQL Managernya sudah dapat meng-handle koneksi database via OLEDB.

Tapi mengapa praktisi InTouch masih banyak yang pakai ODBC ? Untuk menganalisa fenomena di atas, ‘toekang’ coba menempatkan diri di posisi newbie aja di InTouch (pis ! padahal sampai sekarangpun kemampuannya hanya sedikit lebih tinggi dari ini). Seperti kebanyakan newbie ‘Manual Book’-lah yang dipakai sebagai acuan wajib, diluar itu adalah sunnah semata, padahal menurut pengalaman yang sunnah ini (bisa di comot dari googling, tech support, atau sebuah forum) justru sering lebih sakti.

Mari buka satu persatu manual SQL Manager dari InTouch 7.0 .. 9.5(InTouchSQL.pdf) sampai yang paling baru InTouch 10(ITSupplementary.pdf). Ini dia kalimat sakti itu yang kalau tidak bijak kadang justru menyesatkan :
graphics
Kalimat ini ada bagian awal manual, sejak InTouch 7.0 (mungkin di versi sebelumnya juga) tidak berubah hingga InTouch 9.5. Baru pada InTouch 10 ada sedikit polesan:
graphics
Lebih jauh masih di manual itu pada bab ‘Configuring and Connecting Databases’ bagian sample untuk buat koneksi ke Microsoft SQL Server ditulis seperti ini:
graphics
Meminjam istilah anak gaul yang sering muncul di tipi ‘ODBC banget !’, dari InTouch 7.0 sampe InTouch 10 bunyinya sama.

Anehnya untuk koneksi ke Oracle, InTouch punya petunjuk berbeda yang semula :
graphics
di InTouch 7.0 menjadi seperti ini di InTouch 8.0 :
graphics
O la la, ini kan OLEDB ! ke Oracle bisa kenapa ke (Microsoft) SQL server tidak ?
Jadi waktu ‘toekang’ coba pake cara ini untuk koneksi ke SQL Server :
graphics
Berhasil ! besoknya ‘toekang’ ubah model akses ke database dari yang semula ODBC ke OLEDB semua aplikasi di plant.

Mari lanjutkan ke petunjuk yang ada di InTouch 10, di sana ditulis begini :
graphics
Syukurlah sudah ada perubahan, tapi tunggu dulu bagaimana dengan koneksi ke MS Access ? ah sayangnya masih ‘ODBC banget !’ :
graphics

Padahal agar tidak membingungkan akan lebih baik jika dibuatkan versi OLEDB-nya seperti ini :
graphics
Jadi kesimpulannya pakai cara mana yang lebih baik ? ah itu mah terserah si programer aja. Artikel ini bukan mengenai benar atau salah, baik atau buruk … cara apapun bisa kok. Trus ‘toekang’ pake cara mana ? seperti diatas pake OLEDB karena lebih mudah memanage-nya. ODBC ‘toekang’ pake klo OLEDB tidak men-support database yang akan digunakan, misal untuk koneksi ke MySQL setau ‘toekang’ OLEDB ngak support.

2 Responses to “Mengapa masih ODBC ?”

  1. Tonai says:

    pak…

    terus klo datanya sangat banyak, ada gak pengaruh klo pake odbc or oledb, soalnya yang gw tau klo gw pake odbc, klo udah kebanyakan, tuh kadang sering freeze atau datanya gak masuk ke DB

    • e.one says:

      bisa jadi ton ! jadi omongan si Praktisi IT tadi benar, ODBC adalah jembatan bambu. Dulu waktu pake ODBC karena pakai MySQL – InTouch emang terasa lambat.

Leave a Reply