23 May
Print This Post
Siemens S7 OpenModbus/TCP Bagian 1 : Modbus Slave

:: Automation :: Networking :: PLC :: Siemens Add comments

Modbus di Siemens PLC? apa perlu?

Tentu tidak kalau keperluannya hanya untuk komunikasi antar PLC Siemens atau ke HMI atau ke device lain yang mendukung protokol standard Siemens yg lebih reliable macam profibus atau profinet. Masalahnya di luar sana banyak sekali device yg menyediakan protokol Modbus tetapi tidak support protokol-protokol di atas.

Artikel ini dibuat karena banyaknya pertanyaan yang muncul tentang Modbus di blog ini juga blog rekan Toekang. Protokol OpenModbus dipilih lebih kepada CP yang dipunyai toekang (CP-343/443), sedangkan untuk menelorkan artikel Modbus RTU toekang perlu CP341/441, nah yang ini ngak ada di lab. Dan sayang sekali protokol ini tidak bisa disimulasi dengan memanfaatkan WinLC + Ethernet General, sehingga musti memiliki dedicated S7 PLC + CP Ethernet.

Untuk belajar OpenModbus atau Modbus/TCP di PLC Siemens akan toekang bagi menjadi beberapa tahap. Pada tahap pertama kali ini, toekang akan membuat S7 PLC dalam hal ini S7-400 + CP443 sebagai Modbus Slave (Server menurut terminologi Siemens). Sebagai Master (Client) akan digunakan 3rd party tool seperti Modbus Poll atau Wonderware DASMBTCP seperti gambar dibawah:
graphics
Langkah-langkah untuk menjadikan S7 PLC sebagai Modbus/TCP Slave dapat dibaca di sini, yang menurut toekang sendiri bukanlah langkah yang sederhana jika dibandingkan dengan men-setup Modbus di PLC/DCS di vendor laen.

Hasil Pengujian
Dari hasil pengujian, Modbus/TCP yang dibuat dari Siemens S7 hasilnya cukup memuaskan seperti dibawah :
graphicsgraphics
Bahkan dengan mudah toekang bisa membaca sekaligus 360 register ke slave dari Wonderware DASMBTCP yang dari konfigurasinya sendiri hanya mambatasi sampai 122(entah kenapa hanya segini, padahal dari Modbus/TCP Protokol Spesification tertulis 125) register dalam sekali telegram. Ini dimungkinkan karena FB100 sebagai library modbus/tcp dari Siemens yang toekang pakai telah diatur mekanismenya untuk dapat menerima sampai 625 register ( 5 x 125 ) seperti dibawah :

graphicsgraphics
Dari pengamatan toekang, data-data tersebut diproses dalam tiga tahap(telegram). Masing masing telegram akan memproses 120 register, kemudian akan berpindah ke 120 register berikutnya.

RSS feed | Trackback URI

6 Comments »

Comment by endar
2010-05-30 11:03:02

saya menggunakan modbus tcp/ip untuk komunikasi plc ke hmi karena menggunakan beberapa merek plc sedangkan hmi hanya satu.
btw siemens S7 harganya pada kisaran berapa ya mas? saya belum pernah beli.
terima kasih

Comment by toekang
2010-05-30 19:28:23

Siemens kayaknya jangan dipake untuk Modbus TCP/IP deh kalau tidak terpaksa karena harganya relatif mahal, kedua karena memakai CP Industrial Ethernet maka akan lebih handal kalau pilih I/O Server yg mendukung native S7 protocol. Kan tidak masalah dalam satu HMI pake 2 atau 3 I/O server … tukang juga pake seperti itu di plant.

 
 
Comment by tresna
2010-06-07 09:31:11

wah,,cukup ribet juga ya setting modbus di S7, mas e-one. masih lebih mudah di Allen Bradley dengan tambahan modul dari prosoft (walau mahal). Tapi terima kasih informasinya mas e-one. Terus berkarya dan berbagi mas ^^

Comment by toekang
2010-06-07 12:46:09

yup .. Si Siemens sepertinya ogah2an juga nyuport Modbus, karena disamping ribet ya mahal ..:D, kita perlu beli CP-341/441 yg mahal plus musti beli juga lisensi OpenModbus(walau lisensi ini hanya diatas kertas doang)

 
 
Comment by rendi
2010-08-04 17:42:49

mas saya rendi dari bandung, mau nyimpang jauh nih dari pembahasan, soalnya lagi butuh banget. gini, saya lagi butuh bantuan gimana caranya membuat PID controller dengan PLC siemens S7 300 CPU 314 ? untuk set point bisa menggunakan potensio meter 10 VDC begitupun dengan process variable nya mas. yang menggunakan OB35 itu mas dan menggunakan SFB41. mohon step by step yah mas share nya. di tunggu yah mas di emai : rendi.loerrach.university@GMAIL.com

Comment by toekang
2010-08-04 18:53:45

bukan ngk mo jawab, cuman pertanyaan ini lebih tepat klo di tujukan ke http://toekangplc.com deh. cuman rasa2nya ngk kudu pake OB35 deh bisa di OB lain-nya yg penting bisa menjamin keakuratan sampling rate-nya plus tergantung style programernya ..:)

 
 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> in your comment.