27 Dec
Print This Post
Wonderware InTouch Template : OS X

:: Automation :: HMI/Scada :: i design :: Wonderware Add comments

Template ini dibuat akhir 2011 untuk project pada sebuah PMA di daerah Cikarang. Idenya muncul karena toekang begitu mengagumi UI Mac OSX yang simple dan elegan. Walaupun tidak bisa dikatakan 100% sama dengan OSX, karena Wonderware bukanlah aplikasi yang berjalan di OSX tetapi setidaknya secara antamuka sudah ada kemiripan.

Kira-kira begini hasil akhirnya :

graphics

graphics


graphics


graphics

graphics


graphics

Fitur-fitur template ini antara lain:

1. Manajemen Window Paging
Perhatikan gambar ‘window paging’ diatas, halaman-halaman grafik HMI dibagi kedalam group-group. Masing-masing group terdiri dari maksimal 10 short-cut halaman grafik. Jadi total grafik yang mampu ditangani oleh fitur ‘paging’ ini adalah 10 x 10 = 100 halaman grafik.

Disini si engineer HMI dimudahkan dengan adanya fitur ini, karena konsep yg dipakai adalah recipe. Jadi pengelolaannya ditata dalam file-file recipe (csv file) seperti gambar berikut:
graphics
2. Manajemen Trending
Standar log trending interface dikelola dengan konsep recipe juga. User/operator dapat membuat group-group trending yang terdiri dari maximal 8 pen trend yang disimpan dalam database recipe untuk sewaktu-waktu dapat dipilih lagi. Tidak ada batasan berapa banyak group trend yang dapat dibuat oleh si operator. Lebih detil perhatikan gambar ‘trending’ diatas.

3. Mini Trending
Fasilitas ini diberikan untuk keperluan menampilkan trending dengan maksimal 8 pen trend dalam window yang sama, karena mini trending ditampilkan sebagai pop-up window. Engineer dengan mudah meng-assign tag-tag yang akan ditampilkan, karena didalamnya menggunakan konsep indirect tag.

4. Mini Keypad
Jika bosan dengan tampilan keypad standard, gunakan mini-keypad ini untuk user input data baik dalam format Real atau Integer (perhatikan gambar mini-keypad diatas).

5. Alarm Detail
Dengan antarmuka yang cukup nyaman, operator dapat menganalisa alarm dan event yang telah terjadi. Beberapa fitur alarm detil ini adalah :

  • Mode alarm Summary dan History
  • Filtering berdasarkan alarm group
  • Terdapat counter alarm berdasarkan alarm group
  • Menampilkan juga aktifitas yang dilakukan user/operator

6. Manajemen skrip-skrip InTouch
Di sini engineer juga dapat mempelajari bagaimana mengelola skrip-skrip yang baik dan benar berdasarkan pengalaman pribadi(subyektif) toekang.
graphics
7. Sampel obyek
Akhirnya bukalah halaman ‘Plant #1 Sample’ yang berisi bagaimana meng-utilize fitur-fitur template ini seperti : bagaimana membuat skrip-skrip untuk keperluan open faceplate, input data menggunakan mini-keypad, operator activity, indirect tag, sound dan mini-trend.
graphics

» Apa yang sulit dan solusinya …
Satu kendala cukup pelik dalam membuat OSX Template ini adalah masalah header pop-up window. Agar benar-benar mirip dengan UI-nya OSX maka praktis semua pop-up windows dibuat tanpa header, dan dibuatkan header sesuai style OSX (liat gambar mini-trending dan shutdown confirmation). Resikonya tanpa header maka pop-up tersebut tidak dapat digeser atau menjadi halaman statis. Untuk itu diperlukan bantuan external komponen (OCX / ActiveX Control) agar supaya pop-up tersebut tetap tanpa header tetapi window/object-nya masih bisa digeser-geser. Penjelasan detilnya dapat dilihat dalam petunjuk instalasi.

Silakan download file template dan komponen penunjangnya dibawah ini:
1. Wonderware InTouch Template : OS X (InTouch versi 10.1).
2. File instalasi ActiveX Control (OCX).
3. VB Source File ActiveX Control (OCX).
4. Design UI dalam format PSD.
5. Petunjuk instalasi.

26 Responses to “Wonderware InTouch Template : OS X”

  1. fathoni says:

    lah malah di open, piye toh :)

  2. ravindra says:

    kemaren belajarnya pake ini, n langsung di terapkan ke project pertama..haha :) sedapp betul script2 nya, bikin melek mata :)

  3. Avicena says:

    Mas mau tanya mengenai install wonderware v.10.6,waktu run setup di dvd nya
    muncul error “unsupport operating system detected”, padahal saya pakai laptop
    os windows 7. Kenapa ya?

  4. dika says:

    saya sudah coba install .ocx ya tapi tetap gx muncul tab ActiveX Control Instalation ya. mohon gmna supaya biar muncul…jadi gx bisa menampilkan aahistclienttrend di intouch…jadi bingung

  5. taufiq says:

    maaf pak.. saya bingung mau tanya ke siapa lagi
    kalo mau bikin xy plot pada vijeo citect gimana caranya pak.. saya lagi pkl di kasih tugas bikin itu pak
    tolong bantuannya ya pak
    di tunggu jawabannya secepatnya ya pak
    trimakasih

  6. toekang says:

    ngak bisa ya nanya ke yang ngasih tugas?
    Saya belum pernah make fasilitas x-y plot, tetapa kalau buka sample bawaan installer kan ada. Buka aja project Example (bukan CSV_Example), untuk x-y plot graphicnya adalah ‘Plots’ … pelajari saja itu.

  7. taufiq says:

    yang ngasih tugas juga blm bisa pak…
    ok pak kalo gitu… trimakasih

  8. Ridz says:

    kayanya pernah ketemu pakbro di Unil*v*r skin cikarang pas dapet LVDP zara ii..
    hoho..
    salam silaturahim pakbro..

  9. affif says:

    salam kenal bos,,
    saya mau tanya cara configurasi DDE ke plc gimana ya??
    soalnya waktu buka windows viewer ada tulisan couldn’t initiate DDE conversation…
    mohon dikasik pencerahannya???

    • toekang says:

      PLC-nya apa?
      kenapa musti DDE?
      karena sebisa mungkin kan pake SuiteLink drpd teknologi jadul DDE

      • affif says:

        pakek LG SERI GM6 PAFB,iya mas nanti saya ganti pake suitelink,,tapi punyakah referensi untuk instalnya???terima kasih

      • affif says:

        tapi saya masih makai intouch 6,kalo pakek suitelink apa bisa sinkron??soalnya dari yg saya baca suitelink hanya bisa untuk intouch 7 – 10..

        • toekang says:

          Wah masih pake Intouch 6? ini running di Windows versi brapa?
          Maaf untuk I/O Server ke PLC LG pake apaan ya?
          … hanya nebak saja tulisan “couldn’t initiate DDE conversation” mungkin muncul
          karena service DDE dan NetDDE-nya lom run, coba check dibagian services (Control Panel -> Administrator Tool -> Service atawa dr Run -> ketik ‘services.msc’ [ENTER]

  10. Nurdeny says:

    Pak toekangscada, saya boleh tau cara buat reporting ke pdf kah ,,

  11. Andi says:

    Pak Toekang Scada, Mau nanya cara konfigurasi wonderware Server-Client? Bedanya dengan system NAD,kelebihan dan kekurangannya? Terima kasih..

    • toekang says:

      Wonderware yg mana nih?
      Klo InTouch, sebanarnya tidak mengenal terminilogi client-server murni.
      Adanya TagServer saja. Jadi kita pakai salah satu node InTouch sbg tag server, biasanya node ini yg langsung connect ke PLC/Controller. InTouch lain akses value/data ke tag server. Tetapi sisanya tetap independent (graphic, alarm dan trend).
      Walau alarm dan trend bisa saja di pusatkan di satu node tertentu.
      Kalau product wonderware yg mendekati teknologi client/server ya System Platform atau dulunya dikenal sebagai IAS.
      NAD, hanya berfungsi sebagai central development. Sederhananya app di develop dan diporting disuatu lokasi (bisa di komputer yg sama), node lain yg memakai app di NAD sebagai acuan, jika ada perubahan di NAD maka bisa diset agar intouch langsung update. NAD berguna sekali jika kita develop banyak NODE dgn app yg identik, NAD cukup efektif juga jika kita memakai sistem terminal server.

  12. Nurdeny says:

    Pak Toekang Scada Cara untuk komunikasi PC1 langsung ke intouch lain g mna ya,,,

    • toekang says:

      kalau PC1-nya Intouch juga atau bisa komunikasi dgn protokol suitelink/DDE, bikin access name dengan Application Name =Intouch , Topic Name =Tagname.
      Trus semua tag/variable yg akan konek ke InTouch(Tag Server) pada access namenya di assign ke access name diatas dan pada bagian item diisi tagname yg ada di tag server.

    • toekang says:

      klo ngk salah bagian2 spt ini sudah jelasin kumplit di manual-nya dah

  13. iLogician says:

    Om toekang, templatenya keren banget. Ijin make buat latihan ya om, terutama masalah script di InTouch.
    Saya sangat terinspirasi dengan om toekang dalam hal sharing knowledge nya.
    Dan akhirnya saya memutuskan buat bikin website iLogician.com buat sharing knowledge. Tapi isi nya masih hal-hal yang gak begitu rumit, maklum masih newbie hehehe, masih perlu banyak belajar dari om toekang.

Leave a Reply